Tahapan-tahapan Umum di dalam Internet Marketing

Tahapan-tahapan internet marketing dilakukan agar bisa memudahkan kita ketika menentukan rencana atau strategi yang harus kita persiapkan ketika memulai internet marketing apapun itu model bisnis atau sumber penghasilannya.

Tentu ini tidak mutlak harus diikuti, akan tetapi ini sebagai gambaran secara umum agar pembaca khususnya yang baru memulai di dunia internet marketing tidak terlalu bingung harus memulai dari mana, sehingga strategi yang disusun atau direncanakan bisa tertata baik.

Dengan mengetahui tahapan-tahapan di dunia internet marketing kita juga menjadi lebih fokus dalam menjalaninya, termasuk ketika kita mempelajari materi pembelajarannya kita bisa tahu apa dulu yang harus dipelajari dan dipraktekan yang membuat evaluasi lebih mudah dilakukan.

Yaps.. berikut ini tahapan-tahapan di dalam internet marketing yang sudah umum dilakukan oleh pelaku internet marketing:

Menentukan Sumber Penghasilan /  Model Bisnis

Yang pertama harus kita lakukan ketika terjun ke dunia internet marketing  adalah kita harus menentukan terlebih dahulu sumber penghasilan atau model bisnis apa yang akan kita jalani, dengan memilih sumber penghasilan ini kita menjadi lebih mudah untuk mentukan strategi yang akan kita pilih di tahap selanjutnya.

Karena secara umum strategi setiap model bisnis itu berbeda-beda, semua bergantung pada karakter model bisnis itu sendiri terutama bergantung pada target market atau audiens yang akan dipilih atau dijangkau.

Menentukan sumber panghasilan atau model bisnis sebaiknya bergantung pada potensi diri sendiri atau potensi yang ada disekitar kita, misalnya bila di sekitar kita banyak orang yang membuat kaos, maka kita bisa ikut menjualnya atau bila kita memiliki kemampuan untuk membuat design maka kita bisa buka jasa design.

Kreatif dan rajin melakukan riset adalah salah satu kunci untuk kita agar kita bisa mendapatkan potensi yang besar baik dari diri sendiri atau lingkungan sekitar yang mungkin potensi tersebut memiliki market yang cukup besar.

Sesuaikan juga dengan karakter diri sendiri, jadi banyak diantara kita yang memiliki karakter malas mengatur sesuatu hal yang berbau penjualan atau distribusi barang, maka sebaiknya  kita bisa memilih model bisnis yang sesuai dengan karakter tersebut misalnya dengan mejadi seorang affiliate, publisher iklan atau membuka jasa.

Perlu diingat bahwa, apapun model bisnisnya pada dasarnya memiliki potensi yang sama besar, tinggal bagimana kita menjalani model bisnis tersebut, jadi cukup memilih satu model bisnis saja, hindari memilih banyak model bisnis sekaligus karena bisa menyebabkan gagal fokus.

Menentukan Niche

Niche atau sering disebut juga pasar ceruk adalah topik atau bahasan dimana kita bisa menemukan prospek yang potensial untuk dijadikan sasaran dari model bisnis yang akan kita jalankan, tidak semua niche itu profitable jadi kita harus selektif dalam memilih niche tersebut.

Tidak semua niche juga sesuai atau cocok dengan produk yang kita promosikan, misalnya apabila kita memilih menjual produk seputar sepakbola, maka niche yang cocok untuk produk ini adalah niche sepak bola, kalau kita paksakan kepada niche basket maka hasilnya tidak akan maksimal.

Pembagian Niche

Berdasarkan waktunya niche terbagi menjadi 2 yaitu lifetime niche dan seasonal niche, lifetime niche yaitu niche yang berlaku dalam waktu yang lama sedangkan seasonal niche yaitu niche yang berlaku hanya beberapa waktu saja atau di musim-musim tertentu saja.

Contoh lifetime niche: olahraga, kesehatan, makanan dll

Contoh seasonal niche: idul fitri, idul adha, tahun baru dll

Biasanya pelaku internet marketing sebelum menentukan niche harus terlebih dahulu melakukan riset untuk mengetahui seberapa besar peluang yang bisa kita ambil, caranya bisa dengan menggunakan social media ataupun menggunakan search engine.

Strategi Memilih Niche

Dalam memilih niche kita harus berhati-hati karena seperti yang saya jelaskan sebelumnya tidak semua niche itu profitable, baik digunakan untuk menjual produk, jasa ataupun digunakan untuk membuka jasa periklanan, karena tidak semua niche memiliki buyer atau pembeli yang loyal.

Beberapa strategi yang bisa kita lakukan ketika hendak memilih niche:

Memilih niche yang sesuai dengan produk yang kita promosikan

Apabila kita seorang produsen atau seorang produk owner kita harus meriset niche apa yang sesuai dengan produk kita, ini dilakukan agar promosi yang kita lakukan lebih tertarget dan lebih maksimal.

Memilih niche yang kita kenal

Ini biasanya dilakukan apabila kita tidak memiliki produk sendiri tetapi kita ingin memasarkan produk orang lain, maka sebaiknya kita mengenali dahulu niche yang dibidik agar saat kita melakukan promosi kita bisa memiliki hubungan yang lebih dekat dengan calon pembeli kita.

Memilih niche yang profitable

Agar promosi yang kita lakukan tidak sia-sia, maka kita bukan hanya memilih niche yang sesuai dengan produk kita akan tetapi kita juga harus memilih niche yang memiliki banyak buyer atau orang-orang yang memiliki daya beli yang tinggi.

Karena ada beberapa niche yang tidak memiliki banyak buyer atau orang-orang di niche tersebut sukanya hanya gratisan sama sekali tidak memiliki keinginan untuk membeli kalaupun ada jumlahnya sedikit, misalnya niche music, kata-kata bijak, humor dll

Memilih niche yang spesifik

Memilih niche yang umum bisa membuat kompetisi menjadi lebih sulit, karena semakin umum suatu niche maka semakin banyak pula pengiklan atau pemilik produk yang menjual di niche tersebut.

Misalnya apabila kita mentarget niche sepakbola maka niche ini terlalu umum, alangkah baiknya kita mentarget secara lebih spesifik lagi misalnya kita mentarget fans real madrid, fans Liverpool dll, jadi produk yang dipromosikannya lebih spesifik dan lebih fokus pula promosi yang kita lakukan.

Kesalahan dalam memilih niche

Sudah saya jelaskan bahwa dalam memilih niche kita harus berhati-hati karena apabila kita salah memilih niche maka kita akan mengalami kesulitan didalam melakukan promosi atau didalam menghasilkan keuntungan.

Agar kita tidak salah memilih niche maka berikut kesalahan-kesalahan didalam memilih niche yang sebaiknya kita hindari:

Memiliki pengetahuan yang minim di niche tersebut

Apabila kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup di niche yang kita pilih, maka kita akan kesulitan menemukan bahan atau materi untuk berpromosi, ini bisa merugikan kita sehingga promosi yang kita lakukan tidak mendapatkan respon dari audiens di niche tersebut.

Atau bisa juga akibat ketidaktahuan kita terhadap niche yang dibidik, bisa menyebabkan kita salah dalam mempromosikan produk, maksudnya kita tidak mengetahui produk apa yang sebenarnya sedang dibutuhkan oleh niche tersebut.

Memilih niche yang sedikit memiliki buyer

Ketika kita memilih niche yang tidak memiliki atau memiliki sedikit buyer kita kemungkinan akan kesulitan didalam melakukan penjualan, hal ini bahkan bisa membuat kerugian buat kita karena promosi yang kita lakukan menjadi sia-sia.

Niche yang tidak memiliki atau memiliki sedikit buyer biasanya berupa niche pembajakan, niche anak-anak alay, niche anak dibawah umur dll.

Memilih niche yang terlalu umum

Memilih niche yang terlalu umum membuat kita tidak fokus, baik itu dalam menentukan materi iklan atau menentukan produk yang dipromosikan apalagi kalau modal kita minimal hal ini jelas memberatkan.

Begitupula branding yang kita lakukan juga semakin melebar yaitu orang menjadi kesulitan mengenal siapa kita atau apa kelebihan kita,, hal ini membuat brand atau produk kita kesulitan mendapatkan tempat di hati pengunjung.

Kalaupun bisa, branding untuk niche yang umum membutuhkan modal yang lebih besar atau waktu yang lebih lama dibanding niche yang lebih spesifik. Contohnya:

Niche umum: olahraga, pakaian, buku-buku

Niche spesifik: sepakbola, busana muslim, buku-buku islam

Memilih produk yang tepat

Jika anda telah memilih niche yang profitable maka langkah selanjutnya adalah memilih produk yang tepat untuk niche tersebut, karena tidak semua produk cocok atau tepat dengan niche tersebut, kita bisa mempromosikan produk yang sedang dibutuhkan oleh orang-orang di niche tersebut.

Dalam memilih produk ini saya rekomendasikan untuk memilih produk menengah keatas agar komisi atau keuntungan yang kita dapatkan menjadi lebih besar, karena pada dasarnya produk mahal sekalipun bisa laku asalkan kita menemukan audiens atau target market yang tepat.

Misalnya ketika kita memilih untuk mempromosikan cashing hp untuk niche selular atau mobile, maka kita bisa menjual produk cashing hp untuk merek apple, karena biasanya pemilik produk ini memiliki kondisi keuangan yang lebih baik dibanding pemilik handphone lainnya, sehingga kita bisa menjual dengan harga yang lebih mahal dengan keuntungan yang lebih besar.

Jangan lupa untuk menyiapkan produk pelengkap dari produk utama yang kita jual, agar keuntungan yang didapat menjadi lebih besar, misalnya apabila kita menjual cashing hp maka kita juga bisa menjual gantungan atau sarung hp tersebut.

Memilih sumber traffic

Sumber traffic adalah salah satu faktor penting didalam internet marketing, karena sumber traffic inilah yang secara nyata akan menjadi sumber income kita apapun model bisnis yang kita pilih.

Ketika kita bisa menguasai minimal satu saja sumber traffic, baik paid traffic atau free traffic maka ini adalah sebuah basic yang sangat besar untuk sukses atau bertahan di dunia internet marketing. Karena mengusai sumber traffic adalah hal yang paling sulit didalam internet marketing.

Seumber Traffic juga tidak selalu cocok dengan semua niche, misalnya free traffic biasanya lebih cocok untuk niche-niche yang lifetime atau sepanjang waktu dan paid traffic bisanya lebih cocok niche-niche musiman dll.

Begitupula kecocokan antara sumber traffic dengan model bisnis atau sumber penghasilan, model bisnis yang kita lakukan secara part time lebih cocok dilakukan dengan paid traffic dan model bisnis yang kita lakukan secara fulltime cocok dilakukan dengan free traffic atau kombinasi antar keduanya.

Silahkan share pembelajaran ini ke keluarga atau teman-teman anda, siapa tahu mereka membutuhkan ilmunya.

Salam Sukses Berkah

Artikel Ditulis Oleh : Agil Nie Ardiyan

Tentang Agil Nie Ardiyan : Lahir di Majalengka Pada 17 Oktober 1992, Bergelut di dunia Internet Marketing Sejak tahun 2014 ketika masih menjadi karywan di PT. Astra Honda Motor Jakarta.

Rutinitas Saat Ini :

Pengajar Tahfidz Al-qur’an di SDIT AL-AFIYAH Majalengka

Kontributor di Situs UniversitasIslam.com

Kontributor di Situs Fiqih.Net

Kontributor di Situs Aqidah.Net

Kontributor di Situs BelajarInternetMarketing.Net

Konsultasi Gratis Seputar Internet Marketing Hubungi : 

Email :  Konsultasi@BelajarInternetMarketing.net

Kritik dan saran seputar pembelajaran ini hubungi : 

Email  :  Kelas-Gratis@BelajarInternetMarketing.net

” Save kedua Email di atas ke dalam kontak email anda, biar email pembelajaran yang kami kirim tidak masuk ke folder SPAM.  “

Step by Step Belajar Internet Marketing Gratiss Via Email Kunjungi :  http://bit.ly/PusatBelajarInternetMarketing

Like FP Belajar Internet Marketing dot Net : https://www.facebook.com/Belaj…

Belajar Internet Marketing di Group Facebook : https://www.facebook.com/groups/365837620896877

Tentang Belajar Internet Marketing.net | Situs BelajarInternetMarketing.net adalah situs pembelajaran Internet Marketing gratiss yang bertujuan untuk mengenalkan dan mengajarkan kepada masyarakat tentang manfaat teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan bisnis dan usaha, sehingga harapannya lebih banyak masyarakat indonesia yang bisa memanfaatkan media IT ini untuk menunjang perkembangan bisnis dan usaha yang mereka jalankan dan pada akhirnya bisa membuka lapangan pekerjaan baru serta menumbuhkan perkonomian masyarakat Indonesia.

Tahapan-tahapan Umum di dalam Internet Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *